Skip to main content

Posts

Showing posts from February, 2018

What to Eat in Singapore

Satu hal yang selalu menjadi daya tarik dari suatu liburan atau perjalanan buat saya adalah makanan. Makanan inilah yang kemudian menjadi moodbooster sejati buat saya. Tapi, kalau makanannya bikin dompet bocor, mood juga pasti ikutan bocor. Maka dari itu, makanan yang saya makan selama di Singapore adalah makanan dengan harga kaki lima, murah meriah, merakyat, masuk akal, you name it deh.... atau istilah Singapura untuk makanan jenis ini adalah hawker food. Makanan apa sajakah itu? Yuk, lanjut baca!  1. Hainanese Chicken Rice Ini adalah makanan pertama yang masuk perut saya setibanya di Singapura. Entah efek lapar karena dari pagi belum makan, pokoknya Hainanese Chicken Rice ini enak banget. Nasinya itu adalah nasi lemak, dengan roasted chicken yang empuk, dan kuah sup yang sayangnya hambar. Saya nggak tau ya itu sayur yang warna hijau itu namanya apa, rasanya nggak pahit sih cuman saya kurang suka karena rasanya kayak daun ubi gitu deh. Saya nggak harus jelaskan sesua...

Healing Takes Time

Tanggal 1 Februari kemarin adalah hari yang akan saya ingat selamanya. Karena hari itu juga saya kecelakan yang menyebabkan dua jenis luka di kaki saya, luka karena jatuh dan luka bakar. Hari ini, adalah hari keenam saya DIAM didalam kamar kost. Sekalinya keluar kamar, saya cuman turun tangga (dengan susah payah) untuk ambil makanan yang saya pesan di Grabfood, atau sesekali duduk di teras depan kos kalau anak-anak main ke kost saya.  Saya yang nggak bisa diam ini, disuruh untuk mendekam di kamar kost? Rasanya mengerikan. Jangan tanya saya nangis berapa kali karena tiba-tiba kangen rumah, kangen orangtua.... Saya mungkin bisa aja minta anak-anak sering main ke kost, tapi they have their own life, too dan saya nggak mungkin suruh mereka setiap hari samperin saya. Rasanya semuanya serba mellow. Saya susah jalan, nggak nafsu makan, waktu lama berlalu, tesis belum kelar, nggak bisa pergi ke perpustakaan, dan ada beberapa urusan yang harus saya kerjakan juga sebetulnya. Saya frusta...

Traveling

Beberapa waktu yang lalu saya punya kesempatan untuk kembali berkunjung ke Singapura. Dan dalam perjalanan kali ini saya mendapatkan banyak cobaan. Lupa ganti stasiun MRT yang akhirnya memangkas waktu istirahat, Singapura hujan, Patung Merlion direnovasi, teman saya kurang sehat, sampai pada saat pulang MRT juga bermasalah yang menyebabkan kita sempat kebingungan bagaimana caranya sampai di Changi menggunakan bus karena saya sebelumnya ke Changi pasti menggunakan MRT. Tapi, semuanya terlewati. Selalu ada jalan ditengah kebingungan, dan itulah resiko ketika kita memutuskan untuk traveling, terutama dengan gaya backpacker seperti saya. Yang orang lain lihat hanyalah foto bagus yang kita pamerkan di media sosial, yang tahu sejarah foto itu adalah kita sendiri. Pengalaman saya dalam traveling memang masih awam, tapi ada satu hal yang harus saya sampaikan ketika teman-teman punya rencana traveling. Hanya ada satu hal, yaitu SIAP. Kita harus siap ketika rencana yang disusun tidak ...