Tanggal 1 Februari kemarin adalah hari yang akan saya ingat selamanya. Karena hari itu juga saya kecelakan yang menyebabkan dua jenis luka di kaki saya, luka karena jatuh dan luka bakar. Hari ini, adalah hari keenam saya DIAM didalam kamar kost. Sekalinya keluar kamar, saya cuman turun tangga (dengan susah payah) untuk ambil makanan yang saya pesan di Grabfood, atau sesekali duduk di teras depan kos kalau anak-anak main ke kost saya.
Saya yang nggak bisa diam ini, disuruh untuk mendekam di kamar kost? Rasanya mengerikan. Jangan tanya saya nangis berapa kali karena tiba-tiba kangen rumah, kangen orangtua.... Saya mungkin bisa aja minta anak-anak sering main ke kost, tapi they have their own life, too dan saya nggak mungkin suruh mereka setiap hari samperin saya. Rasanya semuanya serba mellow. Saya susah jalan, nggak nafsu makan, waktu lama berlalu, tesis belum kelar, nggak bisa pergi ke perpustakaan, dan ada beberapa urusan yang harus saya kerjakan juga sebetulnya. Saya frustasi membayangkan menghabiskan bulan februari gini-gini aja. Nggak mungkin jalan-jalan sambil geret kaki, kan?
Yes, I do understand that healing takes time. Saya yang nggak bisa diam ini, mungkin disuruh istirahat. Di atas itu semua, saya bersyukur dikelilingi oleh teman-teman yang berharga, yang siap sedia ketika saya butuh pertolongan, yang menghibur saya dan membuat saya lupa sejenak bahwa kaki saya cedera.
Cepatlah sembuh kakiku tersayang!
Comments
Post a Comment