Skip to main content

Hi + Wishlist & Purchased List

WOW
Rasanya lama sekali sejak terakhir saya posting sesuatu di blog ini ya?
Jadi yah.. apa kabar? Semoga selalu penuh dengan kabar baik ya!
Saya nggak tau mau nulis apaan sebenarnya, dan kebetulan lagi nggak sibuk-sibuk banget, jadi yah mending kita bahas soal.... make up? Kebetulan saya baru belanja stock make up yang abisnya janjian. Paling kesel kalau make up itu abisnya barengan kayak gini. Belinya itu berasa dirampok ya nggak sih? 😥

Ini aja saya beli items yang paling emergency, yang udah sekarat minta dibeli yang baru. Sebetulnya, masih ada didalam wishlist untuk bisa dibeli barengan itu:
Laneige Mini Pore Waterclay Mask (karena udah abis)
Laneige Clear C Peeling Mask (karena peeling saya yang Multiberry Yogurt menuju abis dan agak susah dicari)
Laneige Clear C Peeling Serum (karena Multiberry Yogurt Repair Pack juga udah abis)
3CE Velvet Tint (karena penasaran)
3CE Matte Lip Color (karena menuju abis juga)
Missha Magic Cushion Set (karena diskon) 😅

Okay. Saya memang suka make up yang berasal dari Korea Selatan, bukan karena lagi naik daun atau apa, tapi kualitasnya memang oke dan kebetulan cocok dikulit saya. Saya mulai pakai make up produk Korea itu kalau nggak salah mulai tahun 2013 atau 2014 gitu. Nah, ada Top 5 Brands buat saya pribadi, yaitu Laneige, 3 Concept Eyes (3CE), The Face Shop, Missha dan Etude House. 5 Brand itu yang paling cocok buat saya, meskipun banyak juga brand lain yang pernah saya cobain dikit-dikit, ditambah lagi belakangan merek make up korea banyaaaak sekali sampe bingung mau nyobain yang mana. Tapi, berhubung kulit saya sensitif, jadi saya main aman saja untuk setia pada brand yang sudah biasa saya pakai. Dan, uang saya nggak se-nganggur itu untuk seenaknya bisa beli-beli dan cobain brand-brand baru tersebut, jadi yah.... setia adalah keputusan terbaik dalam hal ini. Jadi, ini adalah beberapa items yang barusan saya beli:

1. Etude House Precious Mineral Beautifying Block Cream Moist


Ini adalah versi baru yang menggantikan versi sebelumnya. Setelah kurang lebih satu tahun pemakaian, saya baru beli lagi karena memang BB cream ini dipakenya irit banget, jadi awet dan hemat. Saya agak susah mencari versi sebelumnya yaitu Precious Mineral BB Cream yang Blooming Fit, jadi saya memutuskan untuk coba ini aja karena saya pikir ini adalah upgrade versionnya. Perbedaannya yang paling saya perhatikan adalah kuantitas isinya wkwk, kalau versi sebelumnya itu 60g, maka versi ini hanya 45g. Merasa rugi mendadak. Tapi, sedikit terobati karena SPF-nya lebih tinggi dari versi sebelumnya yang hanya SPF 30, nah yang baru ini SPF 50. Cukup menghibur lah ya.

2. 3CE Back to Baby Glow Beam in Pink



Ini adalah pembelian kedua, karena yang pertama juga baru habis. Nah, biasanya saya pakai 3CE ini untuk dicampur sama BB Cream Etude House yang saya ceritain sebelumnya, atau dijadikan primer juga boleh. Hasilnya buat kulit wajah kita jadi glowing kek artis koriyah gitu kekekeke.... ini cocok banget buat kulit saya yang normal dan cenderung kering.


Nah, saya mau curhat sedikit perihal insiden foto diatas. Saya nggak ngerti setelah ambil foto, apakah saya salah pencet produknya apa gimana, yang jelas isi dari Glow Beam ini keluar sendiri tanpa henti. Saya panik dong. Buru-buru cari tempat makeup kosong, dan kebetulan nemu bekas Sleeping Mask Laneige yang sample ukuran 15ml, langsung saya tampung disitu sambil panik dan berpikir gimana caranya buat Glow Beam itu berhenti keluar sendiri. Asli, saya nggak pernah ngalamin yang kek gini sebelumnya. Akhirnya, saya coba pencet dari sisi kiri dan kanan tubenya. Puji Tuhan! Dia berhenti keluar sendiri setelah kemasan Sleeping Mask Laneige itu terisi separo. Bayangkan! Full size produknya itu 30 ml, keluar sekitar 7ml. Betapa hancurnya hati saya melihat dia meluber seperti ituuu teman-teman 😭 Memang sih, toh nggak terbuang yang 7ml itu. Hanya saya menyesal mengapa ini harus terjadi 😴

3. Laneige White Capsule Sleeping Pack


Aduh saya suka banget deh sama si imut satu ini. Setelah dipake tidur gitu, pagi-pagi kulit muka jadi berasa sehat dan segar. Dipakenya dua minggu sekali, satu capsule ini sebetulnya dianjurkan untuk dipakai dalam sekali pemakaian, tapi berhubung saya nggak rela dan rasanya eman kalau dipake sekaligus karena setelah diaduk isinya jadi banyak gitu, jadilah saya bagi dua. Tujuannya tentu saja supaya irit. Jadi satu capsule ini saya pakai untuk dua kali pemakaian dalam seminggu.

4. Laneige White Dew Original Ampoule Essence 


Barusan banget saya coba Ampoule Laneige ini. Karena saya sedang dalam tahap malas akut untuk pakai skincare sebelum tidur yang terdiri dari beberapa step yang buat saya kadung ngantuk duluan sebelum semua stepnya selesai. Jadi, saya pilih ini karena alasan praktis dan keracunan sama banyak review positif tentang ampoule ini.

5. The Saem 99% Jeju Fresh Aloe Soothing Gel


Yang satu ini saya beli karena si hits Nature Republic lagi kosong di online shop tempat saya belanja. Aloevera memang lagi hits banget akhir-akhir ini yang dimulai oleh Nature Republic, maka mulailah brand lain juga ikut mengeluarkan produk serupa. Pada umumnya gel aloevera ini ramai disebutkan bisa dipake untuk banyak sekali kegunaan. Sampai untuk muka juga. Tapi saya mana berani bikin di muka, daripada breakout? Jadi saya pake sebagai lotion gitu, adem dan cepat meresap dikulit tanpa sensasi lengket sama sekali.

Nah teman-teman itu tadi wishlist dan purchased list saya. See you soon ya di postingan selanjutnya 😊


Love,
M

Comments

Popular posts from this blog

Cetak Biru (1998)

Sewujud bangunan hadir di setiap kepala, tujuan yang mendenyutkan nyawa ke dalam cetak biru. Satu demi satu batu mimpi tersusun rapi, berlandaskan fondasi mantap, terekatkan semen yang kuat, Lalu, bangunan itu dilengkapi dan digenapi, sampai lahirlah utuh ke dunia materi. Setiap kepala memiliki rancangan bermacam-macam, pilihlah bahan yang berbeda-beda. Ada yang bahagia dengan gubuk sederhananya, ada yang baru terpuaskan dengan julangan menara. Dalam jutaan bangunan yang ada, pastikan milikmu ada di sana. Sekalipun bukan yang terkemuka, tapi senyata bulan di pembuka candra. Karena banyak batu terbengkalai di sekitar bangunan tak selesai, karena banyak penumpang di teras rumah orang, dan tak ada bangunan yang nyata hanya oleh ancang-ancang, Mimpi tak berlengan, tetapi akan selalu ada jika engkau menginginkan, Ketika badai datang atau api menelan bangunanmu, batu-batu itu tak akan hancur atau jadi abu. Mereka hanya menunggu uluranmu, kekuatan hatimu, dan satu lag...

I did It

Finally, after 1000 cups of coffee, The nights i spent with my hands on the keyboard, Oke. Lebay 😜 Intinya, I did it. Meskipun revisi tetap setia menanti, tapi hari ini saya sudah melewati tahap terakhir ujian tesis saya! Yay! Jadi, setelah semua jerih payah dan serangkaian proses yang melelahkan itu berada di belakang saya, rasanya lega banget. Tapi, jangan senang-senang dulu. Justru ini adalah pertanda masa kejayaan saya berakhir karena kehidupan yang sesungguhnya akan segera datang.  Bayangin deh jadi anak kuliahan, kerjanya belajar, maen, belajar, maen, gituuu aja. Enak, kan? Masa itu akan segera berakhir, karena tanggungjawab yang lebih besar setelah lulus menjadi hal yang tidak bisa ditunda. Kita harus bisa mendapatkan pekerjaan, mencari uang, mengelolanya, hidup mandiri dan bertanggungjawab sepenuhnya.  Jadi, semoga ilmu yang kita dapatkan selama sekolah atau kuliah bisa menjadi bekal kita di masa depan, ya. Amin. Love, M

Naughty Nuri's Warung

Hi! Saya main ke Bali beberapa waktu yang lalu, dan nyobain pork ribs di Naughty Nuri's Warung sudah masuk ke dalam list saya sama teman saya. Jadi, lokasi Naughty Nuri's Warung ini terdapat di dua lokasi, yang pertama di  Jl. Raya Sanggingan No.88X, Kedewatan, Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali 80571 dan yang kedua ada di Jl.  Mertanadi No. 62, Kerobokan, Seminyak, Kerobokan Kelod, Kuta Utara, Kabupaten Badung, Bali 80361.  Berhubung hotel kita di daerah Kuta, jadi lebih efektif dan efisien untuk nyobain yang di daerah Seminyak dibandingkan di Ubud. Padahal, waktu di Ubud kebetulan kita ada janjian ketemuan sama temen-temen, berhenti dipinggir jalan yang kebetulan berseberangan dengan Naughty Nuri's Warung Ubud, tapi kita skip dulu untuk besoknya dan memutuskan untuk makan yang di Seminyak aja. Kalau di Ubud, tempat makannya konsepnya lebih tradisional, yang saya rasa justru mungkin lebih seru dan berasa homey aja. Nah, kalau di Seminyak, konsepnya sudah modern, da...