Skip to main content

Naughty Nuri's Warung

Hi!
Saya main ke Bali beberapa waktu yang lalu, dan nyobain pork ribs di Naughty Nuri's Warung sudah masuk ke dalam list saya sama teman saya. Jadi, lokasi Naughty Nuri's Warung ini terdapat di dua lokasi, yang pertama di Jl. Raya Sanggingan No.88X, Kedewatan, Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali 80571 dan yang kedua ada di Jl. Mertanadi No. 62, Kerobokan, Seminyak, Kerobokan Kelod, Kuta Utara, Kabupaten Badung, Bali 80361. 

Berhubung hotel kita di daerah Kuta, jadi lebih efektif dan efisien untuk nyobain yang di daerah Seminyak dibandingkan di Ubud. Padahal, waktu di Ubud kebetulan kita ada janjian ketemuan sama temen-temen, berhenti dipinggir jalan yang kebetulan berseberangan dengan Naughty Nuri's Warung Ubud, tapi kita skip dulu untuk besoknya dan memutuskan untuk makan yang di Seminyak aja.

Kalau di Ubud, tempat makannya konsepnya lebih tradisional, yang saya rasa justru mungkin lebih seru dan berasa homey aja. Nah, kalau di Seminyak, konsepnya sudah modern, dan kita beruntung banget dateng pada saat itu sekitar jam 11 siang, dapat seat tanpa harus antri. Fyi aja, didepan tempat makannya, itu ada kursi plus tenda untuk yang antri makan bisa duduk. Bayangkan sampai segitunya cuy, berarti kan enak banget harusnya.

Kita order tentu saja pork ribsnya, mashed potato sama redler. Saya lupa fotoin menunya, karena sejujurnya nggak kepikiran untuk share ini di blog. Yang pasti, harga Pork Ribs 153K, Mashed Potato sekitar 40K, Redler sekitar 25K. Saya sih share aja sama temen saya, maksudnya nyobain dulu satu, kalo kurang order lagi (padahal modus karena mehong) ðŸ˜‚

Nggak lama, orderan kita dateng. Dan, inilah penampakannya:


Rasanya?
Luar.Biasa.Enak.
Hanya tiga kata itu yang bisa saya gunakan untuk menggambarkan rasanya. Just Perfect lah pokoknya, dengan harga segitu kalian dapatkan rasa surgawi dengan porsi yang cukup besar dan bikin kenyang tanpa setitik penyesalanpun. Kalau kalian ke Bali, wajib banget banget banget cobain ini. Saya jamin dari gigitan pertama kalian sudah senyum-senyum sendiri wkwkwk. Mashed potatonya juga enak, creamy, cocok banget ditemenin ribsnya, sampai saosnya yang didalem botol, yang saya yakin bukan saos instant juga enak coba. Pantesan waktu kita selesai makan, itu yang namanya kursi antrian sudah penuh sampai ada yang berdiri. Waktu saya nulis ini pun, saya masih membayangkan rasanya dan langsung ngidam pengen lagi.
Kalau main ke Bali lagi, kecil kemungkinan saya skip makan disini hehehe ✌

👆
Me and one of the best food I've ever eaten. Plus,
It was one of the best days of my life, too!


Comments

Popular posts from this blog

Cetak Biru (1998)

Sewujud bangunan hadir di setiap kepala, tujuan yang mendenyutkan nyawa ke dalam cetak biru. Satu demi satu batu mimpi tersusun rapi, berlandaskan fondasi mantap, terekatkan semen yang kuat, Lalu, bangunan itu dilengkapi dan digenapi, sampai lahirlah utuh ke dunia materi. Setiap kepala memiliki rancangan bermacam-macam, pilihlah bahan yang berbeda-beda. Ada yang bahagia dengan gubuk sederhananya, ada yang baru terpuaskan dengan julangan menara. Dalam jutaan bangunan yang ada, pastikan milikmu ada di sana. Sekalipun bukan yang terkemuka, tapi senyata bulan di pembuka candra. Karena banyak batu terbengkalai di sekitar bangunan tak selesai, karena banyak penumpang di teras rumah orang, dan tak ada bangunan yang nyata hanya oleh ancang-ancang, Mimpi tak berlengan, tetapi akan selalu ada jika engkau menginginkan, Ketika badai datang atau api menelan bangunanmu, batu-batu itu tak akan hancur atau jadi abu. Mereka hanya menunggu uluranmu, kekuatan hatimu, dan satu lag...

I did It

Finally, after 1000 cups of coffee, The nights i spent with my hands on the keyboard, Oke. Lebay 😜 Intinya, I did it. Meskipun revisi tetap setia menanti, tapi hari ini saya sudah melewati tahap terakhir ujian tesis saya! Yay! Jadi, setelah semua jerih payah dan serangkaian proses yang melelahkan itu berada di belakang saya, rasanya lega banget. Tapi, jangan senang-senang dulu. Justru ini adalah pertanda masa kejayaan saya berakhir karena kehidupan yang sesungguhnya akan segera datang.  Bayangin deh jadi anak kuliahan, kerjanya belajar, maen, belajar, maen, gituuu aja. Enak, kan? Masa itu akan segera berakhir, karena tanggungjawab yang lebih besar setelah lulus menjadi hal yang tidak bisa ditunda. Kita harus bisa mendapatkan pekerjaan, mencari uang, mengelolanya, hidup mandiri dan bertanggungjawab sepenuhnya.  Jadi, semoga ilmu yang kita dapatkan selama sekolah atau kuliah bisa menjadi bekal kita di masa depan, ya. Amin. Love, M