Skip to main content

Template oh Template



Hi 😴

Ekspresi saya terwakili dengan sempurna oleh foto mas diatas.

Karena saya lagi cranky level dewa. Jadi.... seolah nggak ada kerjaan di malam hari yang damai ini, saya otak atik blog saya ini, saya download template-template lucu gitu buat bikin blog saya jadi lucu juga niatnya. 

Hasilnya ? 
Blog saya berantakan. Mimpi buruk. Dan jadi kenyataan buruk.

Maklumin aja, newbie gini pengen bereksperimen dalam dunia per-blogger-an dan pada akhirnya tersesat. Parah.

Awalnya sih, lancar aja gonta ganti templatenya dan udah berasa master banget, tapi dengan barbarnya saya jadi gonta ganti template seenak udel. Pilih yang lebih lucu lah, pilih yang lebih elegan lah tanpa tau resikonya 😒

Argh.. saya nggak tau akibat fatal gonta ganti template itu bakalan bikin tampilan blog saya jadi tumpang tindih gitu. Belum lagi, saya harus hapus widget yang lengket pakai acara edit html pula. Sakit kepala kuadrat jadinya.

Jadilah saya buat blog saya POLOS begini -sepolos saya. Kalau lewat tampilan mobile memang sih ya saya atur untuk jadi simple dan polos, untuk yang tampilan web version yang jadi biang kerok keserakahan saya supaya tampilan blog saya jadi lebih waw gitu.

Saya udah kepikiran buat reset blog atau semacamnya, dan bahkan berencana buat blog baru. Tapi saya pikir, buat apa ? Jadi saya ikhlasin aja deh.

Udah gitu, saya tadi makan cake dan bakso. Diet saya gagal hari ini sama seperti hari-hari sebelumnya. Iya, emang nggak ada hubungannya sama sekali sama yang saya omongin barusan.
Biarin aja, biar ngomelnya sekalian dan yang baca sakit mata sekalian.

Mad Girl,
M


Comments

Popular posts from this blog

Cetak Biru (1998)

Sewujud bangunan hadir di setiap kepala, tujuan yang mendenyutkan nyawa ke dalam cetak biru. Satu demi satu batu mimpi tersusun rapi, berlandaskan fondasi mantap, terekatkan semen yang kuat, Lalu, bangunan itu dilengkapi dan digenapi, sampai lahirlah utuh ke dunia materi. Setiap kepala memiliki rancangan bermacam-macam, pilihlah bahan yang berbeda-beda. Ada yang bahagia dengan gubuk sederhananya, ada yang baru terpuaskan dengan julangan menara. Dalam jutaan bangunan yang ada, pastikan milikmu ada di sana. Sekalipun bukan yang terkemuka, tapi senyata bulan di pembuka candra. Karena banyak batu terbengkalai di sekitar bangunan tak selesai, karena banyak penumpang di teras rumah orang, dan tak ada bangunan yang nyata hanya oleh ancang-ancang, Mimpi tak berlengan, tetapi akan selalu ada jika engkau menginginkan, Ketika badai datang atau api menelan bangunanmu, batu-batu itu tak akan hancur atau jadi abu. Mereka hanya menunggu uluranmu, kekuatan hatimu, dan satu lag...

I did It

Finally, after 1000 cups of coffee, The nights i spent with my hands on the keyboard, Oke. Lebay 😜 Intinya, I did it. Meskipun revisi tetap setia menanti, tapi hari ini saya sudah melewati tahap terakhir ujian tesis saya! Yay! Jadi, setelah semua jerih payah dan serangkaian proses yang melelahkan itu berada di belakang saya, rasanya lega banget. Tapi, jangan senang-senang dulu. Justru ini adalah pertanda masa kejayaan saya berakhir karena kehidupan yang sesungguhnya akan segera datang.  Bayangin deh jadi anak kuliahan, kerjanya belajar, maen, belajar, maen, gituuu aja. Enak, kan? Masa itu akan segera berakhir, karena tanggungjawab yang lebih besar setelah lulus menjadi hal yang tidak bisa ditunda. Kita harus bisa mendapatkan pekerjaan, mencari uang, mengelolanya, hidup mandiri dan bertanggungjawab sepenuhnya.  Jadi, semoga ilmu yang kita dapatkan selama sekolah atau kuliah bisa menjadi bekal kita di masa depan, ya. Amin. Love, M

Naughty Nuri's Warung

Hi! Saya main ke Bali beberapa waktu yang lalu, dan nyobain pork ribs di Naughty Nuri's Warung sudah masuk ke dalam list saya sama teman saya. Jadi, lokasi Naughty Nuri's Warung ini terdapat di dua lokasi, yang pertama di  Jl. Raya Sanggingan No.88X, Kedewatan, Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali 80571 dan yang kedua ada di Jl.  Mertanadi No. 62, Kerobokan, Seminyak, Kerobokan Kelod, Kuta Utara, Kabupaten Badung, Bali 80361.  Berhubung hotel kita di daerah Kuta, jadi lebih efektif dan efisien untuk nyobain yang di daerah Seminyak dibandingkan di Ubud. Padahal, waktu di Ubud kebetulan kita ada janjian ketemuan sama temen-temen, berhenti dipinggir jalan yang kebetulan berseberangan dengan Naughty Nuri's Warung Ubud, tapi kita skip dulu untuk besoknya dan memutuskan untuk makan yang di Seminyak aja. Kalau di Ubud, tempat makannya konsepnya lebih tradisional, yang saya rasa justru mungkin lebih seru dan berasa homey aja. Nah, kalau di Seminyak, konsepnya sudah modern, da...