Skip to main content

Graduate and beyond blessed




One of my biggest dreams for 2016 is… graduation before I’m officially 21
And God made it happen!
Kalau saya pikir-pikir lagi,
rasanya mustahil untuk bisa selesaikan skripsi saya ditengah banyaknya warning deadline disekeliling saya and you know how slow my progress is kan ?
Asal tau aja, before all the nookie nookie starts,
saya harus hadapi deadline ujian skripsi, deadline revisi, dan masih banyak deadline-deadline lainnya yang bikin saya jadi makan tak lahap tidur tak lelap -__-
Saya sudah dalam mode jalan kaki, pasrah.
Tapi Tuhan bantu saya lari, seolah bilang don’t stop for nothing!
Kesempatan lulus cepet udah tipis macam keju slice

tapi, ditengah SEMUA kekacauan itu, God came to help me.
Miraculously, Ujian saya lancar, revisi saya sedikit, dan saya bisa dapatkan tandatangan semua dosen pembimbing dan penguji yang jumlahnya lima orang hanya dalam waktu satu hari !
Hal seperti itu rasanya adalah moment paling langka untuk seluruh mahasiswa tingkat akhir, paket kebahagiaan!  Seketika mood saya langsung up dan rasanya mau nge-dj, nge-rap dan nge-dance sekaligus saking senengnya hahaha
Saya nggak tau bisa segitu bahagianya dapet tandatangan.

Only by His Grace saya bisa gini, Thank God You are my hero!
Saya tahu semua keajaiban itu bisa terjadi karena bersama Tuhan, nothing’s impossible
Meskipun semuanya terjadi dengan mode tergesa-gesa, sempat-sempatin, datang ke kampus dengan mata bengkak kurang tidur, pagi-pagi nyambar kopi biar kelihatan punya nyawa, malamnya nyambar kopi lagi demi mata tetap melek, stress, khawatir, dan hampir yakin kalau saya sedang dalam proses transformasi jadi zombie saking capek dan kacaunya diri, hati, pikiran dan jiwa raga saya,
Okay saya lebay. Tapi disitulah letak seninya. It’s been unbelievable journey!
Satu proses yang akan saya kenang selalu, nggak akan saya lupakan, meskipun ogah juga untuk diulang lagi hehe cukup dikenang aja!

Well done mels!
Get ready to the next missions ^^





Comments

Popular posts from this blog

Cetak Biru (1998)

Sewujud bangunan hadir di setiap kepala, tujuan yang mendenyutkan nyawa ke dalam cetak biru. Satu demi satu batu mimpi tersusun rapi, berlandaskan fondasi mantap, terekatkan semen yang kuat, Lalu, bangunan itu dilengkapi dan digenapi, sampai lahirlah utuh ke dunia materi. Setiap kepala memiliki rancangan bermacam-macam, pilihlah bahan yang berbeda-beda. Ada yang bahagia dengan gubuk sederhananya, ada yang baru terpuaskan dengan julangan menara. Dalam jutaan bangunan yang ada, pastikan milikmu ada di sana. Sekalipun bukan yang terkemuka, tapi senyata bulan di pembuka candra. Karena banyak batu terbengkalai di sekitar bangunan tak selesai, karena banyak penumpang di teras rumah orang, dan tak ada bangunan yang nyata hanya oleh ancang-ancang, Mimpi tak berlengan, tetapi akan selalu ada jika engkau menginginkan, Ketika badai datang atau api menelan bangunanmu, batu-batu itu tak akan hancur atau jadi abu. Mereka hanya menunggu uluranmu, kekuatan hatimu, dan satu lag...

I did It

Finally, after 1000 cups of coffee, The nights i spent with my hands on the keyboard, Oke. Lebay 😜 Intinya, I did it. Meskipun revisi tetap setia menanti, tapi hari ini saya sudah melewati tahap terakhir ujian tesis saya! Yay! Jadi, setelah semua jerih payah dan serangkaian proses yang melelahkan itu berada di belakang saya, rasanya lega banget. Tapi, jangan senang-senang dulu. Justru ini adalah pertanda masa kejayaan saya berakhir karena kehidupan yang sesungguhnya akan segera datang.  Bayangin deh jadi anak kuliahan, kerjanya belajar, maen, belajar, maen, gituuu aja. Enak, kan? Masa itu akan segera berakhir, karena tanggungjawab yang lebih besar setelah lulus menjadi hal yang tidak bisa ditunda. Kita harus bisa mendapatkan pekerjaan, mencari uang, mengelolanya, hidup mandiri dan bertanggungjawab sepenuhnya.  Jadi, semoga ilmu yang kita dapatkan selama sekolah atau kuliah bisa menjadi bekal kita di masa depan, ya. Amin. Love, M

Naughty Nuri's Warung

Hi! Saya main ke Bali beberapa waktu yang lalu, dan nyobain pork ribs di Naughty Nuri's Warung sudah masuk ke dalam list saya sama teman saya. Jadi, lokasi Naughty Nuri's Warung ini terdapat di dua lokasi, yang pertama di  Jl. Raya Sanggingan No.88X, Kedewatan, Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali 80571 dan yang kedua ada di Jl.  Mertanadi No. 62, Kerobokan, Seminyak, Kerobokan Kelod, Kuta Utara, Kabupaten Badung, Bali 80361.  Berhubung hotel kita di daerah Kuta, jadi lebih efektif dan efisien untuk nyobain yang di daerah Seminyak dibandingkan di Ubud. Padahal, waktu di Ubud kebetulan kita ada janjian ketemuan sama temen-temen, berhenti dipinggir jalan yang kebetulan berseberangan dengan Naughty Nuri's Warung Ubud, tapi kita skip dulu untuk besoknya dan memutuskan untuk makan yang di Seminyak aja. Kalau di Ubud, tempat makannya konsepnya lebih tradisional, yang saya rasa justru mungkin lebih seru dan berasa homey aja. Nah, kalau di Seminyak, konsepnya sudah modern, da...