Skip to main content

About my blablablah


Lately, my stress level creep up !
I even got a new haircut to raise my mood
No, this is not about the proposal or my campus things
This is about blackout. Yeah, mati lampu !
Mati lampunya parah, bisa sampe 24 jam dan hidup beberapa jam mati lagi 24 jam berikutnya
Sudah hampir semingguan musibah ini terjadi, semoga cepat berlalu :)
Om-om PLN, semangat ya perbaikin tiang listriknya. Kabar punya kabar, ada tujuh tiang listrik yang roboh yang akhirnya buat pasokan listrik ke kota ini jadi terhambat
Susah banget kan, di zaman super canggih macam sekarang harus hidup dengan listrik terbatas ?
Tapi melalui semua ini, saya belajar beberapa poin penting.

Pertama, reduce the habit too dependent on social media or handphone. Tanpa listrik yang memadai, sanggup berapa lama sih handphone bertahan ? Main handphone pasti main medsos juga kan ? Awalnya beteks nggak ketulungan karena nggak tau harus ngapain dengan kondisi handphone lowbatt. But hey, God showed me that I was fine with it. Tbh, I’m not a maniac social media but I admit I use it for communication. Signal is interrupted during the blackout, I often turn off cellular data and once again, I’m fine. However, if possible, verbal speech is the best way, I think.

Kedua, sedikit lebih sabar. Saya bukan orang yang sabaran, when something unexpected happens, I grumbled and complained and stress. God taught me to be more patient while waiting for the electricity comes back. I was struck by the fact that I probably could get used to all of this. And the fact that I can be patient, surprised me! Anggaplah semua ini hikmah untuk saya bisa melatih kesabaran hoho

Ketiga, bangun pagi. Sulit buat saya bisa bangun terlalu pagi, bcs i'm not a morning person. Salah satu berkat mati lampu akhir-akhir ini adalah, saya bangun pagi daripada seharusnya karena well, hot banget untuk bisa tidur kelewat pulas tanpa media pendingin ruangan dalam bentuk apapun kecuali kipas tangan. Duh! Tragis...

Ditengah kejadian ini, nyelip satu kabar gembira : Jorge Lorenzo my 99 man become motogp world champion for this season, hip hip horay!

Congrats baby chuchu ^^

Comments

Popular posts from this blog

Cetak Biru (1998)

Sewujud bangunan hadir di setiap kepala, tujuan yang mendenyutkan nyawa ke dalam cetak biru. Satu demi satu batu mimpi tersusun rapi, berlandaskan fondasi mantap, terekatkan semen yang kuat, Lalu, bangunan itu dilengkapi dan digenapi, sampai lahirlah utuh ke dunia materi. Setiap kepala memiliki rancangan bermacam-macam, pilihlah bahan yang berbeda-beda. Ada yang bahagia dengan gubuk sederhananya, ada yang baru terpuaskan dengan julangan menara. Dalam jutaan bangunan yang ada, pastikan milikmu ada di sana. Sekalipun bukan yang terkemuka, tapi senyata bulan di pembuka candra. Karena banyak batu terbengkalai di sekitar bangunan tak selesai, karena banyak penumpang di teras rumah orang, dan tak ada bangunan yang nyata hanya oleh ancang-ancang, Mimpi tak berlengan, tetapi akan selalu ada jika engkau menginginkan, Ketika badai datang atau api menelan bangunanmu, batu-batu itu tak akan hancur atau jadi abu. Mereka hanya menunggu uluranmu, kekuatan hatimu, dan satu lag...

I did It

Finally, after 1000 cups of coffee, The nights i spent with my hands on the keyboard, Oke. Lebay 😜 Intinya, I did it. Meskipun revisi tetap setia menanti, tapi hari ini saya sudah melewati tahap terakhir ujian tesis saya! Yay! Jadi, setelah semua jerih payah dan serangkaian proses yang melelahkan itu berada di belakang saya, rasanya lega banget. Tapi, jangan senang-senang dulu. Justru ini adalah pertanda masa kejayaan saya berakhir karena kehidupan yang sesungguhnya akan segera datang.  Bayangin deh jadi anak kuliahan, kerjanya belajar, maen, belajar, maen, gituuu aja. Enak, kan? Masa itu akan segera berakhir, karena tanggungjawab yang lebih besar setelah lulus menjadi hal yang tidak bisa ditunda. Kita harus bisa mendapatkan pekerjaan, mencari uang, mengelolanya, hidup mandiri dan bertanggungjawab sepenuhnya.  Jadi, semoga ilmu yang kita dapatkan selama sekolah atau kuliah bisa menjadi bekal kita di masa depan, ya. Amin. Love, M

Naughty Nuri's Warung

Hi! Saya main ke Bali beberapa waktu yang lalu, dan nyobain pork ribs di Naughty Nuri's Warung sudah masuk ke dalam list saya sama teman saya. Jadi, lokasi Naughty Nuri's Warung ini terdapat di dua lokasi, yang pertama di  Jl. Raya Sanggingan No.88X, Kedewatan, Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali 80571 dan yang kedua ada di Jl.  Mertanadi No. 62, Kerobokan, Seminyak, Kerobokan Kelod, Kuta Utara, Kabupaten Badung, Bali 80361.  Berhubung hotel kita di daerah Kuta, jadi lebih efektif dan efisien untuk nyobain yang di daerah Seminyak dibandingkan di Ubud. Padahal, waktu di Ubud kebetulan kita ada janjian ketemuan sama temen-temen, berhenti dipinggir jalan yang kebetulan berseberangan dengan Naughty Nuri's Warung Ubud, tapi kita skip dulu untuk besoknya dan memutuskan untuk makan yang di Seminyak aja. Kalau di Ubud, tempat makannya konsepnya lebih tradisional, yang saya rasa justru mungkin lebih seru dan berasa homey aja. Nah, kalau di Seminyak, konsepnya sudah modern, da...