Skip to main content

Trilogy Fifty Shades

SPOILER ALERT

Kali ini saya mau bahas salah satu novel yang buat saya penasaran, banget. Novel yang mau saya bahas adalah sebuah novel Trilogy karya E.L James. Yang suka main sosmed pasti paling nggak pernah dengar soal desas desus novel ini yang akhirnya akan di filmkan. Yes, Novel Fifty Shades of Grey. Ho'oh, novel yang katanya paling laris dan.... erotis.
Bahkan kabarnya, film adaptasi novel ini dilarang tayang di Indonesia dan juga di beberapa negara lainnya karena dianggap terlalu erotis dan kurang pantas. Berangkat dari situ, insting penasaran saya langsung bertanya-tanya emang seberapa "parah" sih sampai dilarang ?
akhirnya, dengan bantuan teknologi yang (Thank God) sangat canggih saat ini, saya bisa dapatkan novel trilogy ini secara lengkap yaitu Fifty Shades of Grey, Fifty Shades of Darker, dan Fifty Shades of Freed.
Don't get me wrong lho ya, saya penasaran bukan lantas karena ada label "erotis"nya tapi karena mau tau gimana sih si E.L James ini bisa membuat novel ini sampai sangat terkenal.
....dan setelah baca novelnya, tiga-tiganya.... MEMANG EROTIS DAN VULGAR!
E.L James bocor banget bicara soal setiap detail yang mengarah kepada sesuatu yang erotis dan vulgar, jaga rahang jangan sampe jatuh deh! Keseringan nganga-nganga soalnya wkwkwk

Lah, ini memang novel genre erotis gitu loh! Jadi, jangan ditanya lagi vulgarnya gimana-gimana. Pokoknya vulgar, titik. Tinggalkan soal vurgarnya, beralih kepada sosok utama dalam Novel. Christian Grey. Si sialan yang selalu jadi gambaran klasik dalam novel : ganteng-kaya-setia.
Christian Grey diceritakan sebagai bujangan kaya raya yang kalau mau dibeberkan dia punya banyak mobil mewah, kapal, helikopter, perusahaan, rumah, dan semua harta duniawi kayaknya dia punya semua. Dia ganteng (jelas), seksi, dan nyaris sempurna. Yep nyaris, karena dia punya kekurangan yang ditonjolkan dan bikin dia kelihatan sedikit manusiawi.
Jadi, dia punya orientasi seksual yang disebut Bondage, Discipline, Sadomasochism (BDSM). Jangan tanya saya detailnya, just google it yourself, kay ?

Setelah membaca semakin jauh, saya ketemu latar belakang Christian sampai punya selera BDSM itu, jadi itu karena dia punya pengalaman pahit semasa kecil, dia nggak suka disentuh, dan sangat sensitif dengan tubuhnya, dan tipe lelaki yang tidak percaya cinta itu diperlukan dalam suatu hubungan.

Ditakdirkan dalam novel, dia bertemu dengan Anastasia Steele (Ana) yang mewawancarai Christian untuk keperluan kampus yang sebenarnya harusnya dilakukan oleh sahabat Ana, Catherine Kavanagh (Kate). Namun harus digantikan oleh Ana karena Kate sakit.

Kelihatan, Christian tertarik dengan Ana dari pertemuan pertama, jangan tanya gimana reaksi Ana. Yang pasti, dia sampai kesandung kakinya sendiri dan jatuh tepat di depan pintu ruangan Christian yang terbuka saking gugupnya. Wawancara berjalan, dan terselip pertanyaan dari Ana yang memalukan. Yaiyalah! dia tanya, Mr. Grey are you Gay ?

Alasannya, dia nggak pernah liat Christian, si hampir sempurna ini gandeng cewek manapun. Dengan agak tersinggung Christian jawab, No, Ana i'm not Gay.

Begitu gambaran besar pertemuan pertama mereka, yang kemudian berlanjut ke pertemuan kedua, ketiga dan seterusnya. Awalnya Christian mau mundur untuk jadiin Ana "partner seksual"nya karena dia tanya dan akhirnya tahu bahwa Ana punya kehidupan yang bahagia yang nggak bisa dia rusak dengan kehadirannya dan well.... seleranya.
Tapi, ujung-ujungnya mereka buat kontrak persetujuan/perjanjian hitam di atas putih untuk jadi partner dalam hubungan seksual dengan tema BDSM itu.

Ana, seperti kebanyakan cewe lainnya, butuh dicintai oleh Christian. Dan saya sudah bilang, Christian nggak pernah punya kata cinta dalam kamus hidupnya. Tapi, setelah Ana akhirnya meninggalkan Christian karena nggak tahan, Christian frustasi juga.
Dia sudah jatuh cinta rupanya, tapi dia nggak ngerti dan nggak ngaku dan mungkin nggak sadar kalau sebenarnya sudah jatuh cinta.

Akan ada tokoh cewe dan cowok "pengganggu" hubungan mereka di setiap serinya. Hubungan mereka juga diwarnai dengan cekcok, berantem, cemburu, dan semakin terlihat.... normal. Bukan lagi hubungan yang didasari kontrak kertas, tapi kontrak hati. Uhuk.

Jujur aja, saya hampir pasti selalu jatuh cinta dengan tokoh novel romantis, tidak terkecuali kali ini. Saya suka Christian. Lupakan soal orientasi seksualnya dan sikapnya yang bossy, dia adalah sosok yang sangat setia, manis, romantis dengan caranya sendiri, dan dia orang yang jujur bahkan kadang Christian juga bisa ngelawak lho!

Dia lakukan apapun untuk Ana, termasuk meninggalkan orientasinya kecuali Ana yang minta begitu. 
Paket lengkap yang Ana dapatkan adalah Christian Grey beserta kekayaannya yang bikin sesak nafas, dan cintanya!

Ketika Christian melamar Ana dalam Fifty Shades of Darker, cuplikannya gini :
"You wanted hearts and flowers,” he murmurs. I blink at him, not quite believing what I’m seeing. 
“You have my heart.” And he waves toward the room. 
“And here are the flowers,” I whisper, completing his sentence.
“Christian, it’s lovely." 
"Anastasia Steele. I love you. I want to love, cherish, and protect you for the rest of my life. Be mine. Always, Share my life with me. Marry me."
Adakah yang lebih romantis dari ini ?

Keseluruhan, saya paham maksud E.L. James soal karakter Christian Grey. Kenapa dia punya selera yang beda, bagaimana dia melindungi Anastasia, bagaimana dia akhirnya menghargai dan menghormati cinta.
Masalah di setiap novelnya pun menarik dan sekali lagi, saya dapat suatu feel kalau Christian itu sosok yang luar biasa penyayang. Beneran deh.
Selain itu saya juga suka karena dia jujur, nggak banyak pengantar kalau menjelaskan tapi secara sederhana dan jujur. Meskipun dia protektif, pemarah, gila kontrol, dan lain-lain yang mungkin jadi alasan judulnya di buat menjadi Fifty Shades karena mood Christian gampang berubah.

dan... saya belajar banyak banget pelajaran dari novel ini. Sekali lagi, diluar cerita seksualnya yaa wkwkwk.... Maksud saya pelajaran kehidupannya.
Novel ini ngajarin saya untuk bisa melihat segala sesuatu lebih dekat tanpa harus judge lebih dulu
Ngajarin saya untuk memahami cara orang lain melindungi kita tanpa harus dikatakan dengan manis tapi dilakukan dengan nyata meskipun sedikit menyebalkan.
Kalau ada yang bilang novel ini hanya menonjol karena vulgar, saya justru punya pendapat yang beda
Saya melihat novel ini sebagai novel yang punya maksud bagus.

Anastasia bisa menyentuh hati seorang Christian Grey yang nggak punya hati

Kabar bahagia untuk pecinta novel happy ending
Novel ini berakhir manis dan ohh mereka punya dua anak :)
Anak pertama Theodore Raymond Grey dan yang kedua Phoebe Grey
♥♥♥


Comments

  1. terus akhirnya gimana biar bisa dapet novelnya lengkap? aku juga mauu..

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Cetak Biru (1998)

Sewujud bangunan hadir di setiap kepala, tujuan yang mendenyutkan nyawa ke dalam cetak biru. Satu demi satu batu mimpi tersusun rapi, berlandaskan fondasi mantap, terekatkan semen yang kuat, Lalu, bangunan itu dilengkapi dan digenapi, sampai lahirlah utuh ke dunia materi. Setiap kepala memiliki rancangan bermacam-macam, pilihlah bahan yang berbeda-beda. Ada yang bahagia dengan gubuk sederhananya, ada yang baru terpuaskan dengan julangan menara. Dalam jutaan bangunan yang ada, pastikan milikmu ada di sana. Sekalipun bukan yang terkemuka, tapi senyata bulan di pembuka candra. Karena banyak batu terbengkalai di sekitar bangunan tak selesai, karena banyak penumpang di teras rumah orang, dan tak ada bangunan yang nyata hanya oleh ancang-ancang, Mimpi tak berlengan, tetapi akan selalu ada jika engkau menginginkan, Ketika badai datang atau api menelan bangunanmu, batu-batu itu tak akan hancur atau jadi abu. Mereka hanya menunggu uluranmu, kekuatan hatimu, dan satu lag...

I did It

Finally, after 1000 cups of coffee, The nights i spent with my hands on the keyboard, Oke. Lebay 😜 Intinya, I did it. Meskipun revisi tetap setia menanti, tapi hari ini saya sudah melewati tahap terakhir ujian tesis saya! Yay! Jadi, setelah semua jerih payah dan serangkaian proses yang melelahkan itu berada di belakang saya, rasanya lega banget. Tapi, jangan senang-senang dulu. Justru ini adalah pertanda masa kejayaan saya berakhir karena kehidupan yang sesungguhnya akan segera datang.  Bayangin deh jadi anak kuliahan, kerjanya belajar, maen, belajar, maen, gituuu aja. Enak, kan? Masa itu akan segera berakhir, karena tanggungjawab yang lebih besar setelah lulus menjadi hal yang tidak bisa ditunda. Kita harus bisa mendapatkan pekerjaan, mencari uang, mengelolanya, hidup mandiri dan bertanggungjawab sepenuhnya.  Jadi, semoga ilmu yang kita dapatkan selama sekolah atau kuliah bisa menjadi bekal kita di masa depan, ya. Amin. Love, M

Naughty Nuri's Warung

Hi! Saya main ke Bali beberapa waktu yang lalu, dan nyobain pork ribs di Naughty Nuri's Warung sudah masuk ke dalam list saya sama teman saya. Jadi, lokasi Naughty Nuri's Warung ini terdapat di dua lokasi, yang pertama di  Jl. Raya Sanggingan No.88X, Kedewatan, Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali 80571 dan yang kedua ada di Jl.  Mertanadi No. 62, Kerobokan, Seminyak, Kerobokan Kelod, Kuta Utara, Kabupaten Badung, Bali 80361.  Berhubung hotel kita di daerah Kuta, jadi lebih efektif dan efisien untuk nyobain yang di daerah Seminyak dibandingkan di Ubud. Padahal, waktu di Ubud kebetulan kita ada janjian ketemuan sama temen-temen, berhenti dipinggir jalan yang kebetulan berseberangan dengan Naughty Nuri's Warung Ubud, tapi kita skip dulu untuk besoknya dan memutuskan untuk makan yang di Seminyak aja. Kalau di Ubud, tempat makannya konsepnya lebih tradisional, yang saya rasa justru mungkin lebih seru dan berasa homey aja. Nah, kalau di Seminyak, konsepnya sudah modern, da...