Skip to main content

우리 엄마 / My Mother

Mamah
satu nama yang otomatis keluar dari mulut saya waktu nyari sesuatu dirumah, bahkan sebelum saya niat nyari itu "sesuatu" biasanya ini mulut udah teriak "mahhh...." 
Dan ajaibnya, nggak ada satu barangpun yang nggak bisa mamah temukan. Pasti ketemu kalau mamah sudah ikutan nyari, mungkin karena dia punya ikatan batin sama semua benda dirumah kali ya hehe :p
Cuman malasnya kalau saya gagal dan mamah berhasil nemuin barang yang dicari, langsung deh cerewet nya kumat terus pake gaya mondar mandir dengan baju kebangsaan mamah (daster) bakal ngomel "makanya nyari itu jangan pake mulut, bla bla blah" 
Seperti ibu-ibu pada umumnya, mamah saya juga tipe ibu-ibu yang *ehm* cerewet, suka debat sama tukang sayur hanya karena nawar sayur biar turun seribu perak juga nggak apa-apa yang penting berhasil nawar sis, menjunjung tinggi ide tentang hemat pangkal kaya pelit pangkal kaya raya mwahaha :D 
Meskipun mamah saya kayaknya rempong banget tapi mamah adalah sosok multifungsi yang bisa menjadi apapun yang saya butuhkan; teman ngobrol (menggosip), ibu yang penuh kasih sayang, dan bahkan jadi teman berantem.
Mamah buat saya seperti rumah, rumah yang menjadi tempat saya pulang dan berlindung dari segala macam keadaan. Setiap kali saya dalam saat sulit, mamah pasti kasih semangat dan mendorong saya untuk menjadi kuat :)
Hal yang paling buat hati saya hangat adalah ketika saya bisa jadi alasan mamah tersenyum atau bahkan tertawa
Mamah pernah bilang sama saya "seandainya gunung atau bahkan lautan bisa mamah beli dan kasih ke kamu, semua gunung dan laut didunia ini pasti jadi milik kamu"
God, betapa mamah sanggup memberikan semua hal terbaik yang bisa dia lakukan untuk saya, membuat saya dipenuhi dengan perasaan syukur dan sukacita sudah diijinkan Tuhan untuk bisa hidup dan menjadi bagian dari mamah sebagai anaknya
Yah, meskipun saya juga anak yang susah dibilangin dan tukang ngejawab kalau diomelin but i love her more than words :*
Sehat terus ya mah !
Tuhan Yesus Selalu Memberkati, Amin.



Everyday spent with you is the best day of my life
xoxo, me

Comments

Popular posts from this blog

Cetak Biru (1998)

Sewujud bangunan hadir di setiap kepala, tujuan yang mendenyutkan nyawa ke dalam cetak biru. Satu demi satu batu mimpi tersusun rapi, berlandaskan fondasi mantap, terekatkan semen yang kuat, Lalu, bangunan itu dilengkapi dan digenapi, sampai lahirlah utuh ke dunia materi. Setiap kepala memiliki rancangan bermacam-macam, pilihlah bahan yang berbeda-beda. Ada yang bahagia dengan gubuk sederhananya, ada yang baru terpuaskan dengan julangan menara. Dalam jutaan bangunan yang ada, pastikan milikmu ada di sana. Sekalipun bukan yang terkemuka, tapi senyata bulan di pembuka candra. Karena banyak batu terbengkalai di sekitar bangunan tak selesai, karena banyak penumpang di teras rumah orang, dan tak ada bangunan yang nyata hanya oleh ancang-ancang, Mimpi tak berlengan, tetapi akan selalu ada jika engkau menginginkan, Ketika badai datang atau api menelan bangunanmu, batu-batu itu tak akan hancur atau jadi abu. Mereka hanya menunggu uluranmu, kekuatan hatimu, dan satu lag...

I did It

Finally, after 1000 cups of coffee, The nights i spent with my hands on the keyboard, Oke. Lebay 😜 Intinya, I did it. Meskipun revisi tetap setia menanti, tapi hari ini saya sudah melewati tahap terakhir ujian tesis saya! Yay! Jadi, setelah semua jerih payah dan serangkaian proses yang melelahkan itu berada di belakang saya, rasanya lega banget. Tapi, jangan senang-senang dulu. Justru ini adalah pertanda masa kejayaan saya berakhir karena kehidupan yang sesungguhnya akan segera datang.  Bayangin deh jadi anak kuliahan, kerjanya belajar, maen, belajar, maen, gituuu aja. Enak, kan? Masa itu akan segera berakhir, karena tanggungjawab yang lebih besar setelah lulus menjadi hal yang tidak bisa ditunda. Kita harus bisa mendapatkan pekerjaan, mencari uang, mengelolanya, hidup mandiri dan bertanggungjawab sepenuhnya.  Jadi, semoga ilmu yang kita dapatkan selama sekolah atau kuliah bisa menjadi bekal kita di masa depan, ya. Amin. Love, M

Naughty Nuri's Warung

Hi! Saya main ke Bali beberapa waktu yang lalu, dan nyobain pork ribs di Naughty Nuri's Warung sudah masuk ke dalam list saya sama teman saya. Jadi, lokasi Naughty Nuri's Warung ini terdapat di dua lokasi, yang pertama di  Jl. Raya Sanggingan No.88X, Kedewatan, Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali 80571 dan yang kedua ada di Jl.  Mertanadi No. 62, Kerobokan, Seminyak, Kerobokan Kelod, Kuta Utara, Kabupaten Badung, Bali 80361.  Berhubung hotel kita di daerah Kuta, jadi lebih efektif dan efisien untuk nyobain yang di daerah Seminyak dibandingkan di Ubud. Padahal, waktu di Ubud kebetulan kita ada janjian ketemuan sama temen-temen, berhenti dipinggir jalan yang kebetulan berseberangan dengan Naughty Nuri's Warung Ubud, tapi kita skip dulu untuk besoknya dan memutuskan untuk makan yang di Seminyak aja. Kalau di Ubud, tempat makannya konsepnya lebih tradisional, yang saya rasa justru mungkin lebih seru dan berasa homey aja. Nah, kalau di Seminyak, konsepnya sudah modern, da...